Benarkah Vitamin C Mampu Memutihkan Kulit?

posted on 07 Sep 2015 12:42 by mrkesehatanblog
Maha besar Allah secara menciptakan manusia dgn berbagai bentuk dan rupa. Termasuk adanya perbedaan warna kulit manusia yang terdiri dari berbagai etnis yang memiliki petunjuk dan karakter yang berbeda pula. Ragam kulit manusia dipengaruhi oleh adanya produksi pigmen melanin. Pigmen inilah yang menentukan warna kulit seseorang. Melanin mampu menyimpan jaringan kulit mudah-mudahan terhindar dari bahaya sinar ultraviolet dengan berasal dari sinar matahari. Sehingga aku patut bersyukur guna orang indonesia diberikan kulit yang memiliki kandungan pigmen melanin cukup tinggi.

Belakangan ini orang semakin gencar melakukan patokan perawatan yang berniat untuk menghasilkan kulit bersih, putih & mulus dengan variasi jenis perawatan secara ditawarkan oleh pembuat kosmetik. Diantara produksi populer adalah komoditas kecantikan berbasis vitamin c yang menghendaki untun membuat kulit tampak cerah serta kenyal. Namun apakah benar vitamin c memberikan efek positif bagi kulit paling utama kaitannya dalam jual beli pemutihan/pencerahan kulit kalian yang sebagian luas didominasi warna coklat?

Vitamin C (Asam askorbat) merupakan antioksidan harga suntik putih yang berlaku penting dalam memajukan kekebalan tubuh manusia serta melawan imbas radikal bebas. Bagi kulit vitamin c berperan dalam paduan kolagen sebagai molekul penting bagi kesehatan kulit kita. Di dalam beberapa penelitian menyibakkan penggunaan asam askorbat baik secara menyapu maupun diminum (oral) memiliki efek mujur pada sel kulit karena dapat membangun mencegah dan menangani kerusakan kulit konsekuensi pengaruh paparan nur ultraviolet.



Cara kerja Vitamin C di bentuk ascorbyl duga diuji secara menyeluruh dan dilaporkan dapat menekan sintesis pigmen dalam memproduksi melanin. Produksi melanin berlebih akan membuat kulit menjadi hitam, muncul flek, menyebabkan kerutan, kulit kering dan murung. Penggunaan vitamin c bagi kulit pun umumnya dapat turun baik oleh kalian yang memiliki species kulit berwarna. Kecut askorbat dan turunannya telah terbukti sejahtera kaitannya dengan beberapa keberhasilan penelitian secara dilakukan dalam masyarakat ras / etnis tertentu termasuk penderita Latin dan Asia dalam rangka pengobatan melasma (kelainan pigmentasi).

Vitamin C yakni bagian penting dibanding kesehatan kulit sebab fungsinya sebagai superior antioksidan berat & faktor penting untuk sintesis kolagen. Vitamin C memberikan upah untuk fotoproteksi (perlindungan dari sinar UV), mengurangi photodamage (kerusakan kulit akibat cahaya UV), dan diperlukan untuk mempercepat penyembuhan luka. Suplemen teguk (oral) yang mengandung vitamin C sanggup membantu mencegah sambungan kerusakan akibat nur UV terutama apabila dikombinasikan dengan suplemen vitamin E.

Rekayasa topikal vitamin C secara oles tampaknya menjadi cara secara efektif agar kecut askorbat cepat mencapai sasaran pada kulit, alasannya karena asam askorbat dapat secara mudah berikatan saat pH asam. Selagi dalam pemberian luruh oral tidak terlalu member keuntungan selain diberikan dalam jumlah tinggi dan dibarengi pemberian vitamin E. Kekurangan ini dipahami benar dan digunakan oleh berbagai industri farmasi untuk menyusun berbagai jenis suntikan vitamin C dosis tinggi guna meraih efek memutihkan di dalam kulit supaya penghargaan asam askorbat mampu mencapai sel target sehingga memberikan jejak putih/mencerahkan pada kulit kita.

Comment

Comment:

Tweet