Benarkah Vitamin C Dapat Memutihkan Kulit?

posted on 07 Sep 2015 12:58 by mrkesehatanblog
Terlalu besar Allah secara menciptakan manusia dengan berbagai bentuk serta rupa. Termasuk adanya perbedaan warna kulit manusia yang terdiri dari berbagai etnis yang memiliki keistimewaan dan karakter dengan berbeda pula. Corak kulit manusia dipengaruhi oleh adanya pembuatan pigmen melanin. Pigmen inilah yang menjadikan warna kulit seseorang. Melanin mampu menyembunyikan jaringan kulit mudah-mudahan terhindar dari bala sinar ultraviolet yang berasal dari binar matahari. Sehingga aku patut bersyukur serupa orang indonesia dianugerahi kulit yang mempunyai kandungan pigmen melanin cukup tinggi.

Belakangan ini orang semakin gencar melakukan modus operandi perawatan yang berniat untuk menghasilkan kulit bersih, putih dan mulus dengan variasi jenis perawatan yang ditawarkan oleh pembuat kosmetik. Diantara rakitan populer adalah barang kecantikan berbasis vitamin c yang bermaksud untun membuat kulit tampak cerah dan kenyal. Namun apakah benar vitamin c memberikan efek absolut bagi kulit bahkan kaitannya dalam usaha pemutihan/pencerahan kulit kita yang sebagian buntal didominasi warna coklat?

Vitamin C (Asam askorbat) merupakan antioksidan harga suntik putih yang berlaku penting dalam menjulang kekebalan tubuh wong serta melawan efek radikal bebas. Bagi kulit vitamin c berperan dalam senyawa kolagen sebagai molekul penting bagi kesehatan kulit kita. Di beberapa penelitian menampakkan penggunaan asam askorbat baik secara memoles maupun diminum (oral) memiliki efek menguntungkan pada sel kulit karena dapat membantu mencegah dan menandingi kerusakan kulit akibat pengaruh paparan nur ultraviolet.

Cara tingkah laku Vitamin C dalam bentuk ascorbyl duga diuji secara integral dan dilaporkan sanggup menekan sintesis pigmen dalam memproduksi melanin. Produksi melanin pekat akan membuat kulit menjadi hitam, muncul flek, menyebabkan kerutan, kulit kering dan mendung. Penggunaan vitamin c bagi kulit pun umumnya dapat turun baik oleh kita yang memiliki rupa kulit berwarna. Asam askorbat dan turunannya telah terbukti aman kaitannya dengan kaum keberhasilan penelitian yang dilakukan dalam masyarakat ras / etnis tertentu termasuk pasien Latin dan Asia dalam rangka pengobatan melasma (kelainan pigmentasi).



Vitamin C adalah bagian penting mulai kesehatan kulit sebab fungsinya sebagai pejabat antioksidan berat dan faktor penting untuk sintesis kolagen. Vitamin C memberikan kontribusi untuk fotoproteksi (perlindungan dari sinar UV), mengurangi photodamage (kerusakan kulit akibat nur UV), dan diperlukan untuk mempercepat penyembuhan luka. Suplemen minum (oral) yang mengandung vitamin C siap membantu mencegah imbas kerusakan akibat nur UV terutama jika dikombinasikan dengan suplemen vitamin E.

Rekayasa topikal vitamin C secara oles tampaknya menjadi cara secara efektif agar kecut askorbat cepat mencecah sasaran pada kulit, alasannya karena asam askorbat dapat secara mudah berikatan di dalam pH asam. Temporer dalam pemberian tandus oral tidak terlalu member keuntungan terus-menerus diberikan dalam jumlah tinggi dan dibarengi pemberian vitamin E. Kekurangan ini dipahami benar dan digunakan oleh berbagai kongsi farmasi untuk menyusun berbagai jenis suntikan vitamin C jumlah tinggi guna meraih efek memutihkan saat kulit supaya rezeki asam askorbat bisa mencapai sel target sehingga memberikan kesan putih/mencerahkan pada kulit kita.

Comment

Comment:

Tweet